Berita

RUWAT AGUNG SEDULUR SIKEP KLOPODUWUR MERIAH, DIHADIRI BUPATI BLORA DAN FORKOPIMDA, DIMERIAHKAN PAGELARAN WAYANG KULIT LAKON DEWO RUCI

Blora – Kegiatan tahunan Ruwat Agung Sedulur Sikep dalam rangka memperingati bulan Syuro dilaksanakan pada Senin malam, 6 Juli 2026, mulai pukul 19.20 WIB bertempat di Pendopo Sedulur Sikep Samin Karangpace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Acara yang dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit lakon Dewo Ruci bersama dalang Ki Mulyono dari Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, ini dihadiri oleh sekitar 150 tamu undangan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Waka Polres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H. yang mewakili Kapolres Blora, Danramil 03 Banjarejo Kapten Inf. Sumijan mewakili Dandim 0721/Blora, perwakilan Kajari Blora, Waka Administratur KPH Blora Arif Silfiyanto, S.Hut., PJU Polres Blora, Camat Banjarejo Heksa Wismaningsih, S.STP., M.H., Kapolsek Banjarejo AKP Gembong Widodo, S.H., perangkat Desa Klopoduwur, tokoh lintas agama, warga Sedulur Sikep Samin, serta masyarakat Desa Klopoduwur dan sekitarnya.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi Ruwat Agung berupa Tumpengan Moco Rogo yang dipimpin oleh Mbah Radi, dilanjutkan pembukaan acara dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, serta penyerahan wayang kulit secara simbolis oleh Sesepuh Sedulur Sikep Mbah Sariyono bersama Bupati Blora dan pejabat yang hadir kepada dalang, sebelum akhirnya ditutup dan dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Dalam sambutannya, Ketua Paguyuban Sedulur Sikep Sariyono menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara Ruwat Agung dalam keadaan sehat, serta berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan paseduluran sekaligus melestarikan budaya leluhur. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya acara.

Sementara itu, Waka Polres Blora yang mewakili Kapolres Blora menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan pada acara tasyakuran tahunan tersebut, serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolres Blora karena tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa Polres Blora bersama PJU senantiasa berkolaborasi dan bersinergi dengan masyarakat guna mewujudkan Kabupaten Blora yang aman dan kondusif, sekaligus turut nguri-nguri kebudayaan bersama keluarga Sikep Samin.

Camat Banjarejo Heksa Wismaningsih dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Ruwat Agung yang dipadukan dengan kesenian wayang kulit sebagai upaya pelestarian budaya bangsa. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dengan memasang bendera Merah Putih di depan rumah maupun di gapura mulai awal hingga akhir bulan Agustus mendatang.

Adapun Bupati Blora dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan rutin tahunan tersebut dalam keadaan sehat walafiat. Bupati mengucapkan terima kasih kepada Mbah Sariyono yang telah nguri-nguri kebudayaan Jawa di bulan Syuro, dengan harapan masyarakat senantiasa guyub rukun. Pemerintah Kabupaten Blora, lanjutnya, akan terus mendukung pelestarian budaya serta mengharapkan dukungan masyarakat dalam pembangunan dan kemajuan Kabupaten Blora.

Hingga berita ini disusun, kegiatan pagelaran wayang kulit masih berlangsung dengan situasi yang aman dan kondusif. Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Blora, TNI-Polri, dan masyarakat dalam melestarikan budaya sekaligus menjaga kamtibmas, sejalan dengan semangat *”Polres Blora Hebat, Hadir Berbuat dan Bermanfaat”*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *