{"id":7867,"date":"2025-04-05T08:07:03","date_gmt":"2025-04-05T01:07:03","guid":{"rendered":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/?p=7867"},"modified":"2025-04-05T08:07:03","modified_gmt":"2025-04-05T01:07:03","slug":"penemuan-bayi-laki-laki-di-semak-semak-hutan-perhutani-blora","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/2025\/04\/05\/penemuan-bayi-laki-laki-di-semak-semak-hutan-perhutani-blora\/","title":{"rendered":"Penemuan Bayi Laki-Laki di Semak-Semak Hutan Perhutani Blora"},"content":{"rendered":"<p>Kab Blora &#8211; Polda Jateng | Sebuah peristiwa menggemparkan terjadi pada hari Jumat, 4 April 2025, sekitar pukul 10.17 WIB, di kawasan hutan Perhutani Petak 6003, RPH Klopo Duwur, BKPH Blungun, KPH Cepu, tepatnya di bawah semak-semak tepi jalan turut tanah Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Seorang bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi masih hidup dengan ari-ari yang masih menempel.<\/p>\n<p>Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Sdr. Harno bin Sukiban (48), karyawan Perhutani yang menjabat sebagai KRPH Klopo Duwur. Harno, yang beralamat di Dukuh Sambong RT 002 RW 003, Desa Jajang, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, menerima informasi melalui telepon dari warga Desa Semanggi sekitar pukul 10.00 WIB saat sedang bertugas piket di Pos Perhutani Ngodo. \u201cSaya mendapat kabar dari masyarakat bahwa ada bayi ditemukan di semak-semak kawasan hutan. Saya langsung menuju lokasi untuk memastikan,\u201d ujar Harno.<\/p>\n<p>Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), Harno mendapati sejumlah warga telah berkumpul, termasuk tiga saksi mata, yakni Sdri. Novi Nilamsari (24), Sdr. Deri Hadi Purnomo (26), dan Sdri. Tantri (36), yang semuanya merupakan warga Desa Semanggi RT 004 RW 001, Kecamatan Jepon.<br \/>\nMereka menyaksikan bayi tersebut dalam kondisi hidup. \u201cKami melihat bayi itu masih bergerak, ari-arinya masih ada. Karena kasihan, kami langsung berinisiatif membawanya ke klinik terdekat,\u201d ungkap Novi, salah satu saksi.<br \/>\nBayi tersebut kemudian dibawa ke Klinik Dr. Hery Kamolan menggunakan sepeda motor oleh Novi dan Tantri. Namun, pihak klinik menyarankan agar bayi segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blora untuk penanganan lebih lanjut. Harno bersama Novi dan Deri kemudian membawa bayi ke RSUD Blora, di mana bayi tersebut langsung mendapatkan perawatan medis. Setelah itu, Harno melaporkan kejadian ini ke Polsek Jepon untuk penyelidikan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., bersama istri, turut menjenguk bayi tersebut langsung di RSUD Blora sembari berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. \u201cKami telah menerima laporan dari pelapor dan akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu asal-usul bayi serta pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran ini. Saya dan istri sudah melihat kondisi bayi secara langsung, dan saat ini bayi dalam perawatan intensif di RSUD Blora dengan kondisi stabil,\u201d ujar AKBP Wawan Andi Susanto.<\/p>\n<p>Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, yang turut prihatin atas nasib bayi tersebut. Hingga berita ini diturunkan, identitas orang tua bayi masih belum diketahui, dan polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kab Blora &ndash; Polda Jateng | Sebuah peristiwa menggemparkan terjadi pada hari Jumat, 4 April 2025, sekitar pukul 10.17 WIB,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7869,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1,3,5],"tags":[],"class_list":["post-7867","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-hukkrim","category-pejabat-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7867","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7867"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7867\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7870,"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7867\/revisions\/7870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7869"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7867"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7867"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tribratanewsblorajateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7867"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}