Amankan Arus Mudik Lebaran 2026, Sinergitas TNI-Polri Perketat Penjagaan di Stasiun Randublatung
RANDUBLATUNG – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, jajaran Polsek Randublatung bersama Koramil dan petugas keamanan KAI meningkatkan pengamanan di jalur kereta api, khususnya di wilayah Stasiun Randublatung. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang menggunakan jasa transportasi kereta api.
Kegiatan pengamanan yang dimulai pada Sabtu (14/3/2026) malam pukul 21.00 WIB ini difokuskan pada pemantauan jalur petak Stasiun Wadu – Stasiun Randublatung – Stasiun Doplang. Personel gabungan yang terdiri dari Bripka Munadi (Polsek Randublatung), Serka Sumardi (Koramil Randublatung), dan petugas Satpam Stasiun, Adhitya, tampak bersiaga di titik-titik strategis.
Kapolsek Randublatung, Iptu Sugiyanto, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya telah mendirikan posko terpadu di area stasiun sebagai pusat koordinasi antarinstansi selama masa angkutan Lebaran.
“Kami melaksanakan patroli bersama di seputaran stasiun dan jalur perlintasan kereta api untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. Keamanan jalur adalah prioritas utama kami dalam menyambut lonjakan penumpang tahun ini,” ungkap Iptu Sugiyanto.
Selain melakukan patroli fisik, petugas gabungan juga aktif melakukan monitoring langsung terhadap aktivitas naik dan turunnya penumpang. Petugas memberikan imbauan secara humanis kepada para pemudik agar tetap waspada dan teliti terhadap barang bawaan mereka.
“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah atau penumpang agar berhati-hati saat naik dan turun kereta. Pastikan barang bawaan dicek kembali agar tidak ada yang tertinggal atau tertukar,” tambah Kapolsek.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Stasiun Randublatung terpantau aman dan terkendali. Sinergitas antara TNI, Polri, dan KAI ini diharapkan dapat terus memberikan rasa aman bagi warga yang hendak pulang ke kampung halaman selama periode Idul Fitri 1447 H.
