Jelang Idulfitri, Polsek Bogorejo Intensifkan Pemantauan Stok dan Harga Sembako di Pasar Tradisiona
BLORA – Aparat kepolisian dari Polsek Bogorejo Polres Blora melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan distribusi bahan pokok penting (sembako) di kawasan Pasar Bogorejo, Selasa (10/03/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga stabilitas pangan dan cipta kondisi menjelang perayaan Idulfitri 1447 H.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bogorejo, AKP Beno, S.H., M.H., beserta jajaran Kanit dan anggota Bhabinkamtibmas. Petugas menyisir sejumlah lapak pedagang untuk memastikan ketersediaan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, serta daging tetap aman bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sejumlah harga kebutuhan pokok memang mulai merangkak naik seiring meningkatnya permintaan di bulan Ramadan. Meski demikian, pihak kepolisian memastikan kenaikan tersebut masih dalam batas kewajaran dan tidak ditemukan adanya indikasi kelangkaan barang yang dapat memicu kepanikan warga.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bogorejo AKP Beno mengungkapkan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut dari direktif Polda Jawa Tengah terkait persiapan Operasi Ketupat Candi 2026. Fokus utama petugas adalah memastikan rantai distribusi tidak terhambat dan mencegah praktik penimbunan.
“Kami telah melaksanakan pengecekan harga sembako selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri. Memang ada kenaikan di beberapa komoditas, namun tidak signifikan. Sejauh ini harga masih relatif terjangkau dan stok di Pasar Bogorejo mencukupi untuk kebutuhan masyarakat,” ujar AKP Beno di sela-sela kegiatan.
Selain memantau sembako, personel Polsek Bogorejo juga memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung pasar dan pedagang guna mengantisipasi tindak kriminalitas seperti peredaran uang palsu, perjudian, hingga peredaran minuman keras dan petasan yang kerap muncul di bulan suci.
Pelaksanaan KRYD ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 9 hingga 12 Maret 2026, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat Blora, khususnya di wilayah Kecamatan Bogorejo, dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut mudik lebaran.
