Berita

Cari Bibit Atlet Kickboxing, Ratusan Petarung Unjuk Gigi di Ajang ‘Blora Wani Senggel’

BLORA – Gelanggang Olahraga (GOR) Mustika Blora mendadak riuh oleh sorak-sorai ribuan penonton yang memadati tribun sejak siang hingga malam hari. Sebanyak 130 peserta dari berbagai daerah berlaga dalam ajang bertajuk “Blora Wani Senggel” (BWS) pada Minggu, 8 Februari 2026. Kompetisi ini digelar khusus untuk menjaring bibit-bibit atlet berprestasi di cabang olahraga beladiri kickboxing.
Acara yang mengusung tema “Tunjukkan Nyali Raih Prestasi” ini dibuka oleh Bupati Blora yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Blora, Agus Puji Mulyono. Hadir pula dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Blora, termasuk Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto yang mewakili Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto.
Dalam sambutannya, Agus Puji Mulyono menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan atensi penuh terhadap perkembangan olahraga beladiri di Kabupaten Blora. Ia menegaskan bahwa ajang ini merupakan wadah positif bagi generasi muda.
“Kejuaraan ini bukan sekadar adu fisik, melainkan ajang pembuktian disiplin dan sportifitas. Kita ingin melihat bibit-bibit atlet kickboxing yang tangguh yang membanggakan daerah. Kami dari unsur Forkopimda berkomitmen mendukung olahraga ini sebagai langkah konkret mengedukasi anak muda agar tidak terlibat tawuran atau perkelahian di jalanan,” tegas Agus Puji Mulyono.
Senada dengan hal tersebut, Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto menekankan pentingnya menjaga etika sebagai seorang petarung. Pihaknya berpesan agar persaudaraan tetap menjadi prioritas utama di atas ring.
“Kepada para atlet, bertandinglah dengan sportivitas yang tinggi. Tunjukkan teknik terbaik, tetapi tetap junjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Jadilah ksatria di dalam ring, dan sahabat di luar ring. Ingat, disiplin adalah kunci utama,” ujar Kompol Slamet Riyanto di hadapan para peserta.
Tak hanya itu, Wakapolres juga menitipkan pesan kepada perangkat pertandingan agar menjaga integritas kompetisi. “Kami berpesan kepada wasit dan juri agar kegiatan ini benar-benar dilaksanakan secara objektif,” tambahnya.
Ajang BWS ini mempertandingkan sebanyak 65 partai, mulai dari kelas berat hingga partai tambahan yang melibatkan influencer serta petarung profesional. Salah satu momen krusial dalam acara ini adalah deklarasi “Blora Cinta Damai” yang ditandai dengan pembacaan ikrar dan penandatanganan bersama oleh jajaran Forkopimda, aparat penegak hukum, serta seluruh ketua perguruan silat yang hadir.
Dandim 0721/Blora yang diwakili Kasdim Mayor Inf Bani juga mengingatkan bahwa beladiri adalah tentang kecerdasan, bukan kekerasan tanpa arah. “Kickboxing adalah seni bela diri yang mengandalkan kecerdasan, teknik, dan kedisiplinan, bukan untuk ajang pamer kekerasan,” tuturnya.
Acara yang berlangsung hingga larut malam ini ditutup dengan sesi partai utama (Main Event) dan penyerahan medali. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif dengan pengawalan dari pihak kepolisian dan pengamanan internal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *