Jelang Ramadhan, Satgas Pangan Polres Blora Distribusikan Minyakita ke Pedagang Pasar Sido Makmur
BLORA – Memastikan ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Blora melakukan pendistribusian minyak goreng subsidi pemerintah, Minyakita, di Pasar Sido Makmur, Kabupaten Blora, Selasa (03/02/2026).
Langkah proaktif ini diambil untuk menjamin masyarakat mendapatkan akses minyak goreng dengan harga yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, S.H., M.H. Dalam giat tersebut, petugas menyalurkan pasokan dari Bulog kepada sejumlah pedagang, di antaranya Kios Bu W, Toko Mbak N, Toko Bu Hj T, dan Toko Mbak I. Masing-masing pedagang mendapatkan alokasi pendistribusian sebanyak 15 kardus Minyakita.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Zaenul Arifin, menegaskan bahwa pendistribusian ini merupakan bentuk pengawasan ketat agar tidak terjadi kelangkaan maupun permainan harga di tingkat pengecer.
“Kami hadir untuk memastikan distribusi Minyakita dari Bulog benar-benar sampai ke pedagang dan dijual kembali ke masyarakat sesuai HET. Ini adalah upaya mitigasi kita dalam menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadhan,” ujar AKP Zaenul Arifin.
Selain melakukan pendistribusian, Tim Satgas Pangan juga melakukan langkah edukatif dengan menempelkan stiker informasi harga pada tiap-tiap toko. Hal ini dimaksudkan agar konsumen mengetahui secara transparan harga yang seharusnya dibayar sesuai dengan ketentuan pemerintah.
“Kami juga menempelkan stiker harga di setiap kios penerima distribusi. Tujuannya agar masyarakat atau konsumen tahu harga resminya, sehingga tidak ada pedagang yang berani menjual di atas harga yang telah ditentukan,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan dengan lancar dan tertib. Situasi di lokasi terpantau kondusif, sementara para pedagang mengaku terbantu dengan adanya distribusi langsung yang dikawal oleh pihak kepolisian ini.
