Cegah Bullying dan Bijak Bermedsos, Satbinmas Polres Blora Sambangi SMA Negeri 1 Cepu
BLORA – Satuan Binmas (Satbinmas) Polres Blora terus menggencarkan edukasi ke sekolah-sekolah guna membentengi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi dan perilaku perundungan. Kali ini, tim Satbinmas melaksanakan sosialisasi terkait etika bermedia sosial dan pencegahan bullying di SMA Negeri 1 Cepu, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh KBO Satbinmas, para Kanit di jajaran Satbinmas, Kepala Sekolah, serta bapak ibu guru dan ratusan siswa-siswi SMA Negeri 1 Cepu.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas AKP Khoirun menyampaikan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk menuntut ilmu. Oleh karena itu, pemahaman mengenai bahaya bullying dan cara bijak dalam berinteraksi di dunia maya sangat krusial diberikan sejak dini.
“Kami ingin memastikan adik-adik pelajar memahami bahwa tindakan perundungan, baik secara fisik maupun verbal di media sosial, memiliki konsekuensi hukum dan dampak psikologis yang serius. Polri hadir untuk memberikan edukasi agar mereka lebih bijak dalam bersosial media dan saling menghargai sesama teman,” terang AKP Khoirun.
Dalam materi yang disampaikan oleh Aiptu Rudy, para siswa diingatkan untuk menyaring informasi sebelum membagikannya (saring sebelum sharing) guna menghindari penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian. Sementara itu, PS. Kanit Bintibsos Aiptu M. Ghozali menekankan pentingnya menghentikan segala bentuk bullying di lingkungan sekolah. Ia menjelaskan bahwa keharmonisan antar siswa adalah kunci terciptanya prestasi yang membanggakan.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, di mana para siswa tampak antusias berdiskusi mengenai batasan-batasan dalam berkomentar di media sosial serta cara melaporkan jika melihat tindakan perundungan di sekolah.
Pihak sekolah mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Polres Blora. Dengan adanya bimbingan langsung dari pihak kepolisian, diharapkan SMA Negeri 1 Cepu dapat menjadi kawasan bebas bullying dan melahirkan generasi digital yang cerdas serta bertanggung jawab.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan tertib hingga akhir acara.
