Penemuan Janin Gemparkan Blora, Tergeletak di Kamar Mandi Indekos
BLORA – Warga Kelurahan Tempelan, Kecamatan Blora, digemparkan dengan penemuan janin bayi di salah satu kamar indekos di Jalan Gunung Slamet pada Jumat (26/9/2025) siang. Janin yang masih terbungkus plasenta tersebut ditemukan tergeletak di lantai kamar mandi indekos dan sudah dalam kondisi tidak bergerak.
Kapolsek Blora AKP Rustam, S.H., M.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. “Kami telah menerima laporan dan langsung bergerak cepat bersama tim Inafis dan Dokkes Polres Blora untuk olah TKP dan evakuasi,” kata AKP Rustam.
Kronologi Penemuan
Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 14.20 WIB di kamar indekos Samudra No. 28, Jalan Gunung Slamet RT 003/RW 001 Kelurahan Tempelan.
Awalnya, Setyawan, karyawan Indekos Samudra, membuka pintu kamar No. 28 dan mendapati seorang penghuni kamar bernama Fadhilah Ilma Nafi’a (20), yang bekerja sebagai LC Freelance, terbaring lemas di tempat tidur. Ia ditemani oleh dua saksi lain.
Saat masuk lebih jauh ke dalam kamar, Setyawan terkejut mendapati seorang janin bayi yang masih terbungkus plasenta sudah tergeletak di lantai kamar mandi dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Penemuan tersebut lantas dilaporkan kepada pemilik indekos, Tedja Samudera, yang kemudian segera diteruskan ke Polsek Blora.
Penyelidikan dan Barang Bukti
Setelah laporan diterima pukul 14.30 WIB, petugas Polsek Blora segera mendatangi lokasi. Korban Fadhilah Ilma Nafi’a dan janin bayi langsung dievakuasi ke RSUD Dr. R. Soetijono Blora untuk penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut.
AKP Rustam mengungkapkan, dalam olah TKP, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti yang mengarah pada dugaan adanya upaya pengguguran kandungan.
“Kami mengamankan janin/bayi yang terbungkus plasenta, beberapa jenis obat-obatan yang diduga penggugur kandungan, serta minuman soda (Coca-Cola) dari dalam kamar. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dan pelaku di balik penemuan janin ini,” tegas AKP Rustam.
Pelaku yang terlibat dalam kasus ini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh Satuan Reskrim. Pihak kepolisian telah mencatat identitas dan memeriksa saksi-saksi guna mengumpulkan keterangan.
