Kawal Legalitas Sumur Minyak Rakyat, Polsek Blora Amankan Pengiriman Perdana Minyak Desa Plantungan ke Pertamina Cepu
BLORA – Jajaran Polsek Blora melakukan pengamanan dan monitoring ketat terhadap kegiatan tasyakuran serta pengiriman perdana minyak mentah dari sumur masyarakat Desa Plantungan, Kecamatan Blora, menuju Pertamina Menggung Cepu, Senin (11/5/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran operasional pasca diperolehnya legalitas pengelolaan sumur minyak rakyat di wilayah tersebut.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., menyatakan bahwa kehadiran personel kepolisian di lokasi bertujuan untuk memberikan rasa aman, mengingat besarnya antusiasme warga dalam menyambut momen bersejarah bagi ekonomi desa tersebut.
“Hari ini telah dilaksanakan pengiriman perdana sebanyak tiga truk tangki, di mana masing-masing armada mengangkut 5.000 liter minyak mentah. Kami hadir untuk memastikan proses distribusi dari titik nol di Desa Plantungan hingga menuju fasilitas Pertamina di Cepu berjalan tanpa hambatan,” ujar AKP Midiyono.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh pengurus BUMDes Plantungan, Kepala Desa beserta perangkat desa, para pemilik sumur, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat. Sebagai bentuk syukur, warga juga menggelar konvoi rombongan sebanyak 400 orang dengan menggunakan kendaraan roda empat untuk mengiringi armada tangki minyak tersebut.
Dalam pengamanan ini, Polsek Blora menerjunkan sejumlah personel yang dipimpin oleh Kanit Samapta Aiptu Gito bersama Bhabinkamtibmas Desa Plantungan Aipda Radiman. Selain melakukan pengamanan di lokasi sumur, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para peserta rombongan agar tetap tertib di jalan dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju Cepu.
“Legalitas sumur minyak rakyat ini merupakan kabar baik bagi kesejahteraan masyarakat Plantungan. Tugas kami adalah mengawal agar aktivitas ekonomi ini berjalan sesuai aturan dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” pungkas Kasihumas.
Hingga keberangkatan armada terakhir, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi kemajuan potensi daerah di Kabupaten Blora.
