Berita

Polres Blora Gelar Lat Pra Ops Ketupat Candi 2026, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Amankan Mudik

BLORA – Guna memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Blora menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Ketupat Candi 2026 di Auditorium Iwan Ibrahim, Kamis (22/03/2026). Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi krusial antara kepolisian dengan instansi lintas sektoral demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Blora.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan operasi kemanusiaan ini sangat bergantung pada soliditas antarinstansi. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memberikan dukungan penuh, baik dari sisi personel maupun sarana prasarana.

“Polres Blora menyadari bahwa keberhasilan Operasi Ketupat Candi 2026 tidak dapat dicapai sendiri. Dukungan, partisipasi aktif, dan kerja sama yang solid dari rekan-rekan instansi sangat kami harapkan untuk memastikan keselamatan masyarakat,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto.

Dalam rencana operasi tersebut, Polres Blora akan mendirikan lima titik pos strategis, yang terdiri dari Pos Terpadu di Alun-alun Blora, Pos Pelayanan di Simpang 4 Kantor Pos Cepu, serta tiga Pos Pengamanan di wilayah Jepon, Kunduran, dan Randublatung. Sebanyak 230 personel kepolisian akan disiagakan selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.

Kapolres juga memberikan atensi khusus pada aspek keselamatan transportasi air di wilayah sungai. Ia menginstruksikan para Kapolsek untuk memperketat pengawasan terhadap jasa penyeberangan sungai (getek). “Tolong diantisipasi karena bisa menimbulkan potensi kerawanan kecelakaan air. Minimal penumpang penyeberangan harus menggunakan pelampung,” tegasnya.

Dari sisi ketersediaan pangan, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop) Kabupaten Blora melaporkan bahwa stok Bahan Pokok Penting (Bapokting) dalam kondisi aman. Stok beras saat ini mencapai 969.000 ton, sementara ketersediaan BBM bersubsidi dan LPG juga dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang lebaran.

BPBD Kabupaten Blora turut menyatakan kesiapannya dengan menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam di Posko Mandiri. Selain memantau potensi bencana alam, BPBD juga melakukan uji petik keamanan di sejumlah destinasi wisata air yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung.

Sementara itu, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora telah menyiapkan jalur alternatif utama yakni jalan raya Randublatung – Getas – Ngawi sepanjang 30,2 km guna mengurai kepadatan. Pemkab Blora juga menjadwalkan program mudik gratis bagi 300 warga dari Jakarta pada 16 Maret mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., serta perwakilan dari Kodim 0721/Blora, Kemenag, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, PLN, KAI, hingga Pertamina EP Cepu. Melalui persiapan matang ini, seluruh unsur terkait berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik yang melintasi maupun menuju Kabupaten Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *