Berita

Cetak Generasi Melek Digital, Polres Blora Gandeng Mafindo Gelar Pelatihan “AI Ready ASEAN” Bagi Ratusan Pelajar

BLORA – Kepolisian Resor (Polres) Blora mengambil langkah progresif dalam menghadapi tantangan transformasi digital dengan menggelar pelatihan kecerdasan buatan bertajuk “AI Ready ASEAN”. Kegiatan yang menyasar 115 siswa-siswi SMA sederajat se-Kabupaten Blora ini dilaksanakan di Aula Iwan Ibrahim Mapolres Blora, Kamis (05/03/2026).

Program inovatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Polda Jawa Tengah, ASEAN Foundation, dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab di kalangan generasi muda, guna membentengi mereka dari ancaman disinformasi.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., serta Ketua Presidium Mafindo Bapak Wahyu Saputra beserta tim trainer.

Dalam sambutannya, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menegaskan bahwa pemahaman terhadap teknologi AI kini menjadi sebuah keharusan bagi institusi Polri maupun masyarakat sipil. Ia menyoroti munculnya tantangan baru seperti deepfake dan hoaks otomatis yang memerlukan kesiapan personel serta masyarakat yang mumpuni.

“Kerja sama program AI Ready ASEAN ini adalah bukti nyata sinergi Polri dan masyarakat. Dengan memahami AI, kita bisa lebih prediktif memetakan potensi gangguan kamtibmas di dunia maya sebelum menjadi konflik nyata. Saya harap adik-adik pelajar menjadi pionir dalam mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak disinformasi berbasis teknologi,” tegas AKBP Wawan Andi Susanto.

Senada dengan hal tersebut, Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., menambahkan bahwa penguasaan literasi digital sejak dini bagi pelajar dari SMAN 1 Blora, SMAN 2 Blora, SMAN 1 Jepon, SMKN 1 Jepon, hingga MAN Blora ini sangat krusial demi mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Blora.

Rangkaian pelatihan diisi dengan materi edukasi tertib berlalu lintas dari Sat Lantas, praktik Learning Management System (LMS) AI Ready, hingga pengenalan coding melalui platform code.org. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama para pakar dari Mafindo.

Melalui kegiatan ini, Polres Blora berharap para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga agen literasi yang mampu menyaring informasi secara kritis demi kemajuan digital di Kabupaten Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *