Peringati Hari Desa 2026, Ribuan Warga Blora Gelar Doa Bersama dan Galang Dana untuk Sumatera
BLORA – Ribuan warga memadati Alun-alun Kabupaten Blora pada Senin (12/1/2026) pagi untuk mengikuti doa bersama dan penggalangan dana peduli bencana Sumatera. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar dalam rangka memperingati Hari Desa Tingkat Kabupaten Blora Tahun 2026 dengan mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia; Desa Terdepan untuk Indonesia”.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi Investasi Desa Daerah Tertinggal (PEID) Kementerian Desa dan PDDT RI, Dr. H. Tabrani, M.Pd., serta Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.I.P., M.Si. Turut hadir jajaran Forkopimda, termasuk Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., guna memastikan keamanan kegiatan yang melibatkan sekitar 4.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat tersebut.
Bupati Blora, Arief Rohman, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Desa yang jatuh setiap tanggal 15 Januari memiliki makna strategis untuk menegaskan posisi desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Selain menyoroti peningkatan jumlah Desa Mandiri di Blora yang naik signifikan dari 15 desa pada 2024 menjadi 35 desa pada 2025, Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi solidaritas.
“Melalui penggalangan dana peduli bencana Sumatera ini, mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Blora memiliki kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang tinggi. Semoga bantuan yang dihimpun dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Arief Rohman di hadapan ribuan peserta.
Sementara itu, Dirjen PEID Kemendes PDDT, Dr. H. Tabrani, menyampaikan apresiasi tinggi atas konsep peringatan yang dikemas dengan nuansa religius dan sosial. Ia menekankan bahwa kegiatan ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keenam yang berfokus pada pembangunan dari akar rumput.
“Asta Cita yang diwujudkan oleh Presiden Prabowo sangat jelas dan nyata, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan serta pemerataan ekonomi dalam rangka memberantas kemiskinan. Kami juga mengapresiasi berdirinya koperasi desa dan desa tematik padi organik di Blora sebagai langkah konkret memajukan ekonomi warga,” tutur Dr. Tabrani.
Pihak kepolisian yang hadir turut memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran acara tersebut. Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto, menyatakan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebatas pengamanan fisik, melainkan wujud sinergi dalam mendukung program pembangunan daerah dan aksi kemanusiaan.
“Polres Blora hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, mengingat antusiasme peserta yang mencapai ribuan orang. Kami mendukung penuh semangat gotong royong ini, baik dalam konteks pembangunan desa maupun kepedulian terhadap sesama yang terkena musibah,” ungkap Kompol Slamet Riyanto mewakili Kapolres Blora.
Kegiatan yang diisi dengan sholawat nariyah, pembacaan puisi, dan potong tumpeng ini ditutup dengan penyerahan hasil penggalangan dana. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, lancar, dan situasi terpantau kondusif hingga akhir kegiatan.
